You need to enable javaScript to run this app.

Komite dan Orang Tua Sepakati Uji Coba Lima Hari Belajar, Wujudkan Sinergi Demi Kemajuan Madrasah

  • Selasa, 21 Juli 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
Komite dan Orang Tua Sepakati Uji Coba Lima Hari Belajar, Wujudkan Sinergi Demi Kemajuan Madrasah

Pakbatteang (Humas MTsN Kepulauan Selayar) – Semangat kebersamaan dan komitmen membangun pendidikan yang lebih baik tampak dalam Pertemuan Pengurus Komite dan Orang Tua/Wali Murid MTsN Kepulauan Selayar yang digelar pada Selasa, 21 Juli 2026, di ruang meeting madrasah. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini dihadiri sekitar 30 orang pengurus komite dan perwakilan orang tua/wali murid, serta seluruh wali kelas.

Pertemuan dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Sitti Nur Azni, S.Ag., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran para orang tua dan komite sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan madrasah.

Ketua Komite MTsN Kepulauan Selayar, Abd. Hakim, dalam sambutannya mengawali dengan ucapan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik dan membimbing anak-anak dengan berbagai karakter. Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk selalu meluangkan waktu menghadiri setiap undangan rapat madrasah sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang baik dengan guru, serta memperkuat sinergi antara orang tua, komite, dan madrasah.

Selanjutnya, Kepala MTsN Kepulauan Selayar, Irawati, S.Pd.I., M.Pd., memimpin pembahasan empat agenda utama rapat, yaitu Penyampaian Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) Tahun 2027, Program Prioritas (ASTA PROTAS) Kementerian Agama, Sosialisasi dan Pemberlakuan Lima Hari Belajar, serta Penyelarasan Tata Tertib Madrasah. Dalam paparannya, beliau menjelaskan arah pengembangan madrasah untuk satu tahun berjalan dan rencana kerja tahun 2027, termasuk evaluasi RKAM serta rencana pembenahan sarana prasarana, khususnya pembangunan lapangan upacara sebagai salah satu prioritas.

Pembahasan mengenai penerapan lima hari belajar menjadi agenda yang paling dinamis. Beragam pendapat disampaikan oleh orang tua. Sebagian mendukung kebijakan tersebut agar anak memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga dan dapat membantu orang tua pada akhir pekan, sekaligus menghemat biaya harian. Di sisi lain, ada yang mengusulkan agar enam hari belajar tetap dipertahankan karena khawatir waktu luang dimanfaatkan secara kurang produktif. Setelah melalui diskusi yang konstruktif, seluruh peserta rapat sepakat melaksanakan uji coba sistem lima hari belajar selama tiga bulan sebagai bahan evaluasi bersama.

Pada agenda Program Prioritas (ASTA PROTAS) Kementerian Agama, para peserta berharap MTsN Kepulauan Selayar dapat kembali menghidupkan program Go Agrowisata setelah proses revitalisasi bangunan selesai, sehingga madrasah semakin hijau, asri, dan siap mengikuti program Adiwiyata.

Sementara itu, pada pembahasan Penyelarasan Tata Tertib Madrasah, pihak madrasah menyampaikan seluruh aturan yang berlaku agar dipahami dan didukung oleh orang tua. Berbagai masukan pun disampaikan, di antaranya harapan agar setiap lulusan MTsN Kepulauan Selayar memiliki kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an dengan baik. Selain itu, apabila kebijakan lima hari belajar diterapkan, orang tua berharap ruang kelas dapat dilengkapi dengan kipas angin agar peserta didik belajar dengan lebih nyaman.

Pertemuan yang berakhir pada pukul 11.30 WITA ini menghasilkan berbagai kesepakatan penting sebagai wujud komitmen bersama antara madrasah, komite, dan orang tua dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui kolaborasi yang kuat, MTsN Kepulauan Selayar optimistis dapat terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan sesuai dengan harapan masyarakat.(Ir)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Irawati, S.Pd.I., M.Pd

- Kepala Madrasah -

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur ke hadlirat Allah Swt yang telah melimpahkan nikmat, taufiq serta hidayah-Nya kepada kita...

Berlangganan
Banner